Kepala Kejaksaan Negeri Yogyakarta Saptana Setya Budi, S.H., M.H. bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Yogyakarta didampingi Kasi Intelijen, Kasi Pidsus, Kasubbag Pembinaan dan Anggota IAD Daerah Yogyakarta mengunjungi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Temu Giring IX, Semaki Kulon Kecamatan Baciro Yogyakarta yang merupakan Posyandu Binaan IAD Daerah Yogyakarta, Senin (13/03/2023).
.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian di Bidang Sosial Budaya Kejari Yogyakarta bersama dengan IAD Daerah Yogyakarta untuk warga masyarakat sekitar Posyandu khususnya pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anak yang dilakukan secara rutin
.
Dalam kunjungan tersebut Kajari Yogyakarta menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia Tahun 2023, di Sentul International Convention Centre (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/01/2023), meminta untuk menekan angka gagal tumbuh pada anak atau stunting di daerahnya masing-masing. Hal tersebut penting mengingat Indonesia akan memiliki bonus demografi yang puncaknya pada tahun 2030-2035 sehingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus terus dioptimalkan, jangan sampai ketika bonus demografi mencapai puncaknya kita hanya memiliki SDM yang kurang bisa bersaing dengan negara-negara lain dan akhirnya hanya sebagai negara yang hanya menonton
.
Jika dibiarkan tanpa penanganan, stunting bisa menimbulkan dampak jangka panjang kepada anak. Anak tidak hanya mengalami hambatan pertumbuhan fisik, tapi nutrisi yang tidak mencukupi juga memengaruhi kekuatan daya tahan tubuh hingga perkembangan otak anak, meskipun angka prevelensi stunting Kota Yogyakarta di angka 12% pada tahun 2022 dibawah target prevalensi 14% pada tahun 2024 namun jangan sampai kita terlena yang bisa mengorbankan pertumbuhan anak-anak kita, capaian rendahnya prevelensi stunting Kota Yogyakarta dibawah target angka Nasional tidak bisa dipungkiri salah satunya adalah peran dari peran Posyandu perlu keberadaan Posyandu, para kader, dan bidan desa menjadi ujung tombak dalam pencegahan dan penanganan stunting

